Secangkir Luka
Angin malam menghembus lemah
Secangkir Macchiato greentea
Udarakan pilu
Lukiskan Kelu
Guratkan luka
Yang tercekat di rongga hati
Virus merah jambu
Hempaskan angan
Yang semula biru menjelma abu
Mimpi yang bergelayut di dahan harapan
Kini tandas sudah
Tergelincir di genangan yang sama
Dirajam dilema tanpa permisi
Ketika pertemuan di kafetaria
Mengubah segalanya
Perahu kertas yang berlayar sendu
Melewati episode indah berujung luka
Empat musim berlalu
Kini kembali beku
Aku mati rasa

.jpg)
Komentar
Posting Komentar